PEDULI KAUM DHUAFA, POLRES GOWA BERIKAN ZAKAT FITRAH

G

OWA – Bertempat di Aula Endra Dharmalaksana, Pagi ini Rabu (13/06) sekitar pukul 10.30 wita, Polres Gowa melaksanakan penyaluran zakat fitrah kepada kaum dhuafa, yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Kapolres Gowa Akbp Shinto Silitonga, SIK., MSi bersama sejumlah Pejabat Utama Polres Gowa.

Sedikitnya 18 panti asuhan, 300 orang fakir miskin serta 20 orang warakauri mendapatkan Zakat Fitrah yang merupakan hasil kumpulan zakat dari seluruh personil Polri dan PNS Polres Gowa beserta istri/suaminya sebanyak 1.631 orang.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa zakat fitrah ini merupakan hasil kumpulan zakat dari seluruh personil Polres Gowa yang menyisihkan sedikit rezekinya untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan. “Pemberian zakat ini juga merupakan kewajiban bagi semua umat muslim menjelang Idul Fitri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan bahwa sebagai aparat pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, kami memohon Doa selalu dari masyarakat sekalian guna dalam melaksanakan tugas kepolisian agar selalu di berikan perlindungan oleh allah SWT. ”Semoga zakat fitrah yang diberikan dapat membawa manfaat bagi warga yang membutuhkan,” ucapnya.

“Atas nama Polres Gowa, Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H, mohon maaf lahir dan batin,” tutup Akbp Shinto Silitonga.(Manda)

Iklan

Antisipasi Arus Mudik, Satlantas Polres Gowa Menyiapkan Beberapa Jalur Alternatif

Hari Raya Idul Fitri sudah terlihat arus lalu lintas di sepanjang jalan poros Kab. Gowa mulai terlihat cukup padat terutama pada siang hari.

Untuk mengurangi kemacetan di akibatkan volume kendaraan yang semakin meningkat menjelang arus mudik lebaran, Satlantas Polres Gowa telah menyiapkan beberapa jalur alternatif yang dapat di lalui oleh masyarakat pengguna jalan saat akan melakukan mudik lebaran.

Beberapa jalur alternatif yang telah disiapkan yakni:
1. Untuk kendaraan tujuan Kab.Takalar, Jeneponto dst dari Makassar dapat menggunakan jalur alternatif Jl.Metro Tanjung Bunga – Jl.Mallombassi – Jl.Poros Galesong – Jl.Poros Bonto Kassi – Jl.Poros Gowa-Takalar Km 31,4

2. Untuk kendaraan tujuan Kota Makassar dapat menggunakan jalur alternatif Jl.Poros Barombong – Jl.Andi Mappainga – Jl.Permandian Alam – Jl.Metro Tanjung Bunga-Makassar

3. Untuk kendaraan dari arah Jl. Tumanurung menuju Takalar dapat menggunakan jalur Jl.Agus Salim – Jl.Manggarupi – Jl.Yusuf Bauty – belok kanan Jl.Poros Malino – belok kiri Jl.Poros Takalar
4. Untuk kendaraan dari Pallangga menuju Takalar dapat menggunakan jalur Jl.Bakolu. Apabila pengendara (belok kanan) dapat menggunakan jalur Jl.Baso Dg Ngawing – Jl.Poros Pallangga – Stadion Kalegowa
Apabila pengendara (lurus)dapat menggunakan jalur Jl.Poros Pallangga – Kampung Paku – Kampung Tamacinna -Jl.Poros Limbung Kec.Bajeng

Menyiapkan beberapa jalur alternatif merupakan salah satu bentuk pelayanan Satlantas kepada masyarakat pengguna jalan,”kami berharap dengan adanya beberapa jalur alternatif yang telah kami sediakan dapat mengurangi padatnya arus lalu lintas apabila kendaraan yang melintas pada saat arus mudik meningkat, dan masyarakat dapat selamat sampai di tujuan, dan untuk jalur alternatif tersebut kami sosialisasikan juga baik lewat medsos maupun radio”, ucap Kasat Lantas AKP Religia Faradikta, SIK(Manda)

Kampanye FAS, Taman Mattirotasi Jadi Lautan Manusia

PAREPARE — Calon Walikota – Wakil Walikota Parepare Faisal Andi Sapada – Asriady Samad (FAS) menggelar kampanye dialogis di Taman Mattirotasi, Selasa 12 Juni. Acara itu juga dirangkai dengan buka puasa bersama, yang dihadiri sekira 15 ribu warga Parepare.

Sekira 80 tenda terowongan yang dipasang, tidak mampu menampung lautan manusia yang hadir. Mereka berasal dari pelbagai kalangan, sebagian mengenakan atribut bernuansa FAS. Jumlah yang hadir dua kali lipat dibanding bukber pertama, medio Ramadan yang ‘hanya’ 8 ribu

“Kita sangat bersyukur atas membludaknya warga yang hadir. Ini menunjukkan penerimaan warga atas FAS dan program pro rakyatnya semakin baik, berbanding lurus dengan makin menanjaknya elektabilitas. Ini yang akan kita jaga,” ungkap Ketua Tim Pemenangan FAS, Yasser Latief.

Pada kesempatan itu, FAS mempertegas kembali komitmennya maju menjadi walikota, karena prihatin dengan ketimpangan ekonomi dengan maraknya pengangguran dan kemiskinan, serta pelayanan birokrasi yang harus memberi kenyamanan bagi masyarakat.

“22 program unggulan yang kita susun, disertai dengan rangkaian kebijakan strategis lainnya, kami yakini mampu mewujudkan harapan baru masyarakat. Kesejahteraan, lapangan kerja, pelayanan masyarakat, tatanan pemerintahan akan lebih baik lagi. Tidak ada jalan lain selain Sibawaki ganti walikota!,” urai FAS disela orasinya.

Belasan ribu warga yang hadir, sontak meneriakkan ganti walikota. “Ganti, ganti, ganti,!” teriak warga dengan kompak.

Kampanye itu juga diisi dengan tausiyah dari Ketua Ikadi Ustaz Said Patombongi dan pembacaan ayat suci Alquran oleh putra Asriady Samad, Zaki Asriady

“Ada dua kata Fas yang kita bisa temukan dalam Alquran sekaitan dengan kriteria pemimpin. Fastaqim kama umirta, pemimpin yang memiliki komitmen. Dan Fastabiqul khairat, pemimpin yang berlomba berbuat kebaikan. Tanda kemenangan itu makin dekat, dengan FAS memenuhi kriteria itu. Apalagi melihat belasan ribu warga yang hadir ini,” urai Ustaz Said.

Yang membuat bukber ini istimewa, karena paket buka puasa yang dibagikan berasal dari sumbangsih ratusan tokoh masyarakat, pengusaha, tokoh agama, para pengurus partai, anggota dewan, bahkan politisi dari partai lawan-pun turut berkontribusi. Hal ini kata Asriady, merupakan wujud kebersamaan dan harapan mereka turut mendapat keberkahan dari buka puasa bersama tersebut.

(Reporter: Andi Udin)

Upacara Apel Siaga Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 ( 1349 H)

Makassar, 31 Mei 2018 Pelaksanaan Upacara Apel Siaga Penyelenggaraan POSKO Angkutan Laut Lebaran Tahun 2018 (1439 H) yang berlangsung pada pukul 08.00 WIT di gedung Lantai I Terminal CAR Pelabuhan Utama Makassar.

Upacara yang di pimpin oleh KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUAHAN UTAMA AMAKASSAR, Bpk. Ir.Rahmatullah,M.Si. Membacakan Sambutan Menteri Perhubungan kepada seluruh instansi terkait POSKO Angkutan Laut Lebaran yang akan di laksanakan mulai dari H-15 (31 Mei 2018) s/d H+15(01 Juli 2018) agar meningkatkan pengawasan , pengamanan , & ketertiban di pelabuhan , agar semua kegiatan selama posko berjalan dengan baik lancar dan aman tanpa kendala apapun sebagaimana SLOGAM milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut “PASTINYA” (Pelayaran Aman, Selamat, Tertib dan Nyaman). Laporan safrida s fabanyo

Berikan Efek Jerah Terberat Bagi Penghembus Issu Bom di Perbangan

(Jakarta, 29/ 05/ 2018) Jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mendukung pihak yang berwajib untuk mengenakan sanksi dan efek jera terberat bagi penghembus isu bom di penerbangan. Baik di sisi darat seperti di Bandara, tower ATC dan peralatan penerbangan, juga di sisi udara seperti di pesawat terbang. Karena selain membahayakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penumpang, juga memberikan dampak psikologis mendalam dan di beberapa kejadian membuat kerugian materiil yang besar pada maskapai dan penumpang lain.

Menurut Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, pihaknya mendukung pihak berwajib untuk mengenakan hukuman pidana dan perdata baik itu menggunakan UU No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan, KUHP, KUHAP maupun aturan lain seperti UU Terorisme yang sudah disahkan.

Ditjen Perhubungan Udara sendiri akan memberikan efek jera. Misalnya dengan melakukan black list dan melarang untuk terbang dan mendekati fasilitas penerbangan bagi orang yang menghembuskan isu bom tersebut.

“Isu bom ini sudah sangat meresahkan karena dampaknya bukan hanya psikologis, juga dampak material yang tidak sedikit bagi maskapai dan penumpang. Dan yang lebih luas lagi, juga akan berdampak pada persepsi masyarakat internasional terhadap penerbangan Indonesia. Maka dari itu, kami mendukung pihak berwajib untuk memberikan efek jera berupa efek pidana kepada yang bersangkutan dan mengajak semua stakeholder dan masyarakat luas untuk menyebarluaskan berita pemberian sanksi tersebut sehingga ada efek jera di masyarakat,” ujar Agus Santoso geram.

Kegeraman Agus ini terkait maraknya isu bom di penerbangan tanah air akhir-akhir ini. Berita terbaru datang dari Pontianak tanggal 28 Mei 2018 pukul 18.50 WIB di mana seorang penumpang pesawat B737-800 NG PK- LOJ yang dioperasikan Lion Air no penerbangan JT 687 menyatakan membawa bom. Karena ketakutan, salah seorang penumpang yang lain membuka paksa jendela darurat (emergency exit window) sebelah kanan. Penumpang kemudian berhamburan keluar lewat jendela darurat dan memaksa turun dari sayap pesawat tersebut padahal mesin pesawat sudah dinyalakan di apron.

“Tindakan penumpang yang memaksa turun ini tentu saja berbahaya karena bisa saja tersedot ke mesin pesawat yang menyala. Dan selain itu kerugian materiil maskapai akibat rusaknya jendela darurat pesawat juga miliaran rupiah. Oleh karena itu, orang pertama yang menyebabkan semua itu terjadi atau penghembus isu bom, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” lanjut Agus.

Di sisi lain, Agus juga kembali mengingatkan semua stakeholder penerbangan untuk terus bekerjasama meningkatkan keamanan penerbangan sesuai prosedur standar masing-masing yang diturunkan dari Peraturan Menteri Perhubungan No. KM 80 tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional dan Annex 17 tentang Aviation Security dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Sedangkan bagi para penumpang, Agus menghimbau untuk tetap mematuhi perintah awak kabin pesawat terkait apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dalam pesawat. Awak kabin merupakan personil penerbangan terlatih yang mendapatkan sertifikat khusus dari Ditjen Perhubungan Udara untuk dapat menjalankan standar prosedur operasional penerbangan.

Terkait isu bom, pada pasal 437 UU Penerbangan, disebutkan bahwa semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan “tindakan melanggar hukum”, akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib.

Ayat (1) pasal tersebut berbunyi, “setiap orang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 344 huruf e dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun.”

Sedangkan pada ayat (2) dan (3) dinyatakan bahwa: Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan kecelakaan atau kerugian harta benda, dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 (delapan) tahun, dan bila mengakibatkan matinya orang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.

Pasal tersebut bukan delik aduan sehingga aparat yang berwajib dari Kepolisian bisa langsung menindaklanjutinya jika terjadi peristiwa terkait isu bom di penerbangan. (FH/ ME/ SW)

Wisata Pulau Dutungan Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia


Barru – Pulau Dutungan merupakan pulau yang terletak di Kabupaten Barru, dan sebenarnya Pulau Dutungan ini termasuk pulau yang merupakan pulau kecil berpasir putih yang sangat indah. Jika anda ingin merasakan nikmatnya pulau pasir putih yang santai di Kab.Barru mungkin datang ke Pulau Dutungan adalah Jawabannya. Letak tepatnya Pulau Dutungan ialah di Palanro, Kec.Mallusetasi, Kab.Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia.

Ketika anda ke Pulau Dutungan anda mungkin akan mendengar dari masyarakat sekitar tentang Pulau ini, mereka mengatakan bahwa pulau dutungan merupakan pulau yang sangat angker dan keras, karena konon katanya Pulau ini dihuni banyak makhluk halus. Akan tetapi jika niat anda datang kesana murni untuk berwisata dan niat baik,Insya Allah akan aman-aman saja dan tidak ada gangguang.

Untuk bisa menikmati keindahan pasir putih dari Pulau Dutungan ini, anda harus melakukan perjalanan kesini, dan jika anda dari Makassar anda membutuhkan waktu kurang lebih 4Jam, dengan jarak tempuh sekitar 130 Km, dan jika anda dari kota Barru anda akan membutuhkan waktu kurang lebih 1Jam, dan Jika anda berangkat dari Kota Pare-Pare anda mungkin membutuhkan waktu sekitar 30 Menit untuk mencapai Unjung Indah , dimana Unjung indah merupakan dermaga yang akan membawa kita ke pulau dutunga.

Pulau Dutungan Dilihat dari unjung Indah, sayan disini terdapat pelabuhan yang di duga tenpat bongkar muat ilegal login( aju seppu ) dari kalimantan timur yang puluhan tahun lamanya, yang belum ada teguran dari pihak yang berwajib.

Jika anda sudah di Unjung Indah, anda akan naik perahu ke Pulau Dutungan yang mungkin memakan waktu sekitar 30 Menit dengan jarak tempuh sekitar 0,5 Km,dan anda harus merogok kocek yang tidak banyak yaitu hanya Rp.50.000/Orang untuk sewa perahu ke Pulau Dutunga.

Dan Setelah sampai di Pulau Dutungan anda akan bisa menikmati Kawasan kebun yang penuh dengan Ilalang, anda juga bisa menikmati kesegaran Kawasan Hutan Jati ,yang juga ada di Pulau Dutungan ini, Selanjutnya anda akan menikmati keindahan pinggir pantai yang ditumbuhi oleh Pohon Bakau dan tidak lupa anda akan menikmati keindahan dan eksotika dari Pasir Putih yang merupakan andalan dan Primadona dari Pulau Dutungan Ini. Jangan lupa bawa pancing jika anda ingin memancing.
Pulau Dutungan dan Berbagai Macam Fauna
Pulau Dutungan apalagi kalau menbawa alat penyelam untuk melihat terumbuh kararang dan ikan hias yg ada di sekitar pulau itu.

Sebaiknya jika ke Pulau Dutungan anda menginap , karena di Pulau Dutungan sudah ada fasilitas penginapan dan harga dari penginapan tersebut disesuaikan dengan penawaran anda. Selain penginapan disini juga terdapat Cafe jika anda ingin makan ataupun mencicipi snack sambil mengelilingi Pulau Dutungan ini untuk melihat keanekaragaman Fauna di Pulau ini, seperti Jati,Bakau,dan Tumbuhan Lainnya.
Cafe Pulau Dutungan
Penginapan Pulau Dutungan

Demikian Ulasan Aneka Wisata Nusantara mengenai Wisata Pulau Dutungan di Barru , yang merupakan pulau di barru yang bisa menjadi potensi wisata yang sangat keren, dan jika anda masih pusing anda bisa mengajak warga lokal sebagai guider anda, dan jika anda berminat silahkan ajak kami para admin untuk berwisata bersama anda. Ingat jangan lupa bagikan cerita perjalan anda ke Pulau Dutungan.(Di tulis oleh : Tajuddin Nudju)

TP Menangkan Gugatan di MA, Warga  Menangis dan Sujud Syukur

PAREPARE — Kabar gugatan Calon Wali Kota Parepare, Taufan Pawe (TP) yang dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA) RI terhadap putusan KPU Parepare, Senin malam, 21 Mei, sudah menyebar hingga ke pelosok.

Kebahagiaan tak hanya dirasakan oleh tim, relawan, dan simpatisan, namun juga bagi warga Parepare. Salah satunya, Hasma.

Warga yang berdomisili di RT 01, RW 02 Lontangnge, Kelurahan Watang Bacukiki Kecamatan Bacukiki ini, menerima kabar dari tetangganya, saat hendak ke masjid salat Subuh berjamaah.

Mendengar kabar kemenangan TP, ibu dari dua orang anak ini menangis, bahkan sujud syukur. Matanya memerah, air matanya terus berlinangan. Dia tak henti-hentinya mengucap syukur.

Wanita yang aktif di media sosial, facebook (FB) akhir-akhir ini juga mengaku jika dirinya sengaja membuat akun facebook karena banyak mendengar dari kerabatnya, jika dengan bermedia sosial, dia bisa memberi kontribusi besar atau dukungan terhadap calon Wali Kota yang dijagokannya. Ia tak lain adalah Taufan-Pangerang (TP).

“Sengajaka bikin FB karena mauka bela Pak Taufan, mauka bantui. Bukanjeka saya tim. Saya murni warga Parepare yang menginginkan beliau (Taufan Pawe, red) kembali jadi Wali Kota,” kata Hasma.

Saat ditanya alasan menangis mendengar kabar kemenangan TP, Hasma menjawab sembari mengusap air matanya.

“Marennuka, batena kasi’ difitnah, dizalimi dan berjuang sampai MA. Ini bukti bahwa beliau pemimpin terbaik. De’nagaga alasang lette’. Nulle tamba mappojimi wargae,” akunya.

Sebelumnya, Ketua Tim Hukum TP, Dede Arwinsyah membenarkan, putusan MA yang mengabulkan gugatan TP.

“Kami sudah dapat informasi dari MA seperti itu (dikabulkan, red). Salinan putusannya segera kami bawa ke Parepare,” kata Dede.

Kepala Biro Humas MA, Abdullah yang dihubungi terpisah, membenarkan MA sudah memutuskan perkara gugatan TP terhadap KPU. Dia mengatakan, jika gugatan pemohon (TP) dikabulkan MA.

“Iya gugatan pemohon dikabulkan. Putusannya sudah bisa dilihat di website resmi Mahkamah Agung,” kata Abdullah.

(Laporan: Andi Udin)

Sidang Kedua PMH, Legal Standing Ketua Dewan Pers Diprotes Keras Dolfie Rompas

JAKARTA – Sidang gugatan yang bertujuan untuk melindungi kebebasan pers agar wartawan tidak dikriminalisasi dalam menjalankan tugas jurnalistik terus berjalan. Pada Senin, 21 Mei 2018, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, telah berlanjut sidang gugatan Perbuatan Melawan Hukum terhadap Dewan Pers, yang diwarnai protes oleh kuasa hukum penggugat Dolfie Rompas.

Hal ini terkait tentang legal standing atau keabsahan tergugat Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo sebagai pemberi kuasa kepada dua orang kuasa hukum untuk mewakili tergugat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (21/5/2018).

Kuasa hukum penggugat, Dolfie Rompas, SH, MH mempertanyakan surat pleno Dewan Pers (DP) yang memilih Yosep Adi Prasetyo sebagai Ketua Dewan Pers hanya ditanda-tangani oleh tergugat seorang diri padahal seharusnya ikut ditanda-tangani oleh seluruh anggota Dewan Pers.

Menurut Rompas, hal ini pertanyaan besar terkait surat pleno Dewan Pers (DP), “Selain itu statuta Dewan Pers tidak dicantumkan bahwa Ketua Dewan Pers bisa bertindak ke dalam maupun keluar untuk kepentingan hukum, sehingga penunjukan kuasa hukum seharusnya ditanda-tangani oleh seluruh anggota Dewan Pers,” kata Rompas kepada awak media usai persidangan.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Heintje Mandagi mengatakan bahwa dirinya menghormati kehadiran Dewan Pers, meskipun hanya dengan mengutus kuasa hukumnya. “Intinya Dewan Pers sudah beritikad baik menanggapi gugatan kita. Saya berharap Dewan Pers bisa menyadari kekeliruannya bahwa peraturan dan kebijakan yang dibuatnya sudah sangat merugikan media dan wartawan, bahkan lebih jauh lagi telah mengancam kemerdekaan pers yang notabene menjadi tugas utama Dewan Pers,“ tegas Heintje kepada media-media yang meliput sidang tersebut.

Lebih lanjut Heintje menambahkan, ”Kami menggugat Dewan Pers untuk menghapus diskriminasi terhadap media cetak dan online, baik nasional maupun lokal yang berjumlah puluhan ribu di seluruh Indonesia. Selain itu untuk mencegah terjadinya kriminalisasi terhadap pers yang akhir-akhir ini marak terjadi akibat rekomendasi Dewan Pers yang berkaitan dengan verifikasi media dan Uji Kompetensi Wartawan.”

Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum DPN PPWI, Wilson Lalengke bahwa Dewan Pers sudah melanggar konstitusi karena kebijakannya berpotensi mengkriminalisasi pers dan media. “Presiden saja, jika melanggar konstitusi dapat di-impeachment atau dilengserkan. Nah, jika Dewan Pers yang melanggar konstitusi apa sanksinnya yang harus diberikan kepada Dewan Pers? Gugatan kita untuk melindungi kemerdekaan pers bagi media cetak dan online lokal maupun nasional dari diskriminasi dan kriminalisasi adalah sangat fundamental. Oleh karena itu Komnas HAM perlu juga turun tangan dalam menyikapi permasalahn ini. Ini wajib karena yang dilanggar Dewan Pers berkaitan dengan Hak Azasi Manusia, yakni warga rakyat dan wartawan, serta pemilik media yang sudah dijamin oleh UU Pers dan UUD 1945,“ papar lulusan PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

(Laporan: Andi Udin)

Mantan Camat Soreang, Hamri Haddade, Berpulang Ke Rahmatullah

Info Kejadian NusantaraWordPress.com – PAREPARE– Innalillahi Wainna ilahi rojiun, Salah satu Mantan Camat Soreang yaitu Hamri Haddade S.Pd Berpulang kerahmatullaj pada Jam 03.00 wita, Sabtu, (19/05/2018) Adapun rumah duka yaitu beralamatkan di BTN Timurama Lompoe Kota Parepare.

Berita Duka atas wafatnya Almarhum, selain tersebar lewat media sosial baik itu grup-grup facebook dan juga grup-grup Whatsapp.

Menurut pantauan media ini, Lokasi rumah duka yang berada di BTN Timurama, di padati dan disesaki para pelayat baik itu dari pihak keluarga, teman dekat dan para pejabat yang nampak turut berbela sungkawa dan turut berduka cita atas atas kepergian beliau.

Budiman, salah satu tokoh masyarakat BTN Timurama mengungkapkan, “Kepergian beliau tentu menjadi satu kehilangan tersendiri bagi kami warga BTN Timurama ini, itu karena beliau sangat akrab dengan masyarakat disini, beliau adalah sosok yang bermasyarakat dan pandai bergaul dengan siapa saja tanpa memandang derajat dan kedudukan, kami benar-benar merasa kehilangan akan sosok yang berjiwa sosial dan pandai bermasyarakat tersebut”, ungkapnya.

Ia, Menambahkan, “Salah satu Masjid didekat rumah beliau nampak padat dipenuhi warga dan pejabat saat menshalati jenazah beliau, ini suatu bukti nyata bahwa beliau orangnya Akrab dan bersahabat dengan siapapun,” tambahnya.

Nampak hadir dalam pelepasan jenazah Almarhum, yaitu beberapa Camat dan lurah sekota Parepare dan beberapa Kepala Dinas atau Instansi, baik itu dari Kota Parepare bahkan ada yang dari luar kota parepare.

“Selamat jalan Bapk Hamri Haddade S.Pd. Budi dan jasamu tetap kami kenang, Doa ki mengiringi langkahmu menuju peristirahatan terakhirmu,” Ungkap beberapa warga BTN Timurama, saat melepas jenazah Mantan Camat Soreang ini.

(Laporan: Andi Udin)

Editor:Tajuddin Nudju

Ribuan Massa Pendukung Mukmin Padati Kanpanye Mei 17/2018

InfoKejadianNusantara.WordPress.com – Jeneponto 16 mei 2018. Antrian kendaraan massa pendukung mukmin bisa sepanjang 1km lebih. Memadati desa kalimporo dusun tanatoa kecamatan bangkala Kabupate jeneponto dalam kampanye diologis.
Kampanye yang dihadiri tamu undangan tokoh masyarakat tokoh adat tokoh agama para alim ulama panwas dan kapolsek.

Dalam kampanye diologis muhammad kasmin MS.SE. menyampaikan pidato politiknya. Bahwa masyrakat jeneponto jangan mau diberi janji. Tapi perlu wujud nyata dalam membangun jeneponto. Ujar muhammad kasmin MS.SE.
Mulyadi mustamu kr tinggi jg menyampaikan pidato politiknya di tengah massa pendukung. Bahwa saya mencalonkan diri sebagai bupati. Bukan karna saya mencari uang Tp lebih kepada membangun kabupaten jeneponto jauh lebih baik. Agar mampu bisa bersaing dengan kabupaten lain dibidang sdm dan pembangunan daerah. Agar kabupten jeneponto tdk lagi menjadi daerah tertinggal..

Acara kampanye mukmin bisa juga dimeriahkan oleh artis ibukota mega KDI.. Mega KDI ditenga acara berlangsung calon wakil bupati muhammad
kasmin MS.SE. ikut joget bersama massa pendukung..
(Manda)